Banjir kiriman yang merendam sejumlah perumahan di bantaran Kali Bekasi datang tiba-tiba. Warga tidak menduga ada banjir sehingga tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga miliknya.
"Wah datangnya tiba-tiba, tahu-tahu orang sudah pada teriak-teriak banjir. Pas keluar rumah air sudah semata kaki," kata Andi warga Perumahan Pondokgede Permai (PGP) Jati Asih, Selasa dini hari.
Pantauan di lokasi melaporkan, air mulai menyergap ribuan rumah warga di sepanjang bantaran Kali Bekasi mulai pukul 23.00 WIB.
Ketinggian air di lokasi terparah PGP mencapai 3 meter akibat tanggul di lokasi setempat yang mengalami jebol pada 18 Januari lalu hingga kini belum diperbaiki secara permanen.
Menurut Andi, mayoritas warga di kawasan setempat menduga banjir seperti itu hanya terjadi lima tahun sekali.
"Ternyata baru dua pekan banjir yang sama kembali lagi terjadi," katanya.
Warga yang tinggal di perumahan sepanjang aliran Kali Bekasi pun mulai mengamankan barang-barang berharganya dan mengungsi ke tempat aman.
Seperti yang terjadi di Perumahan Pondok Mitra Lestari Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih.
Meluapnya air yang terjadi pada malam hari ini cukup membuat kalang kabut warga sekitar, karena hujan deras sudah lama reda pada sore hari.
Kepanikan warga pun tampak dari hilir mudik kendaraan roda dua maupun roda empat yang diungsikan pemiliknya ke tempat yang lebih tinggi yakni ke Perumahan Grand Galaxy yang berlokasi tepat di seberang perumahan tersebut.
Warga kampung yang rumahnya lebih dekat dengan Kali Bekasi mayoritas telah mengungsi karena ketinggian air sudah cukup tinggi menggenangi perumahan mereka. (ANT)